5 Alasan Bayern Munchen Bakal Pulangkan Barcelona Dari Liga Champions

Berita Bola – Ada lima alasan mengapa Robert Lewandowski dan kawan-kawan akan memulangkan Lionel Messi lebih awal saat Bayern Munchen bertemu Barcelona pada laga satu leg perempat final Liga Champions, Sabtu (15/8) di Estadio da Luz, Lisbon Portugal.

Dari semua partai perempat final lainnya, duel dua raksasa ini adalah yang paling menarik perhatian publik karena mereka adalah dua dari delapan peserta babak perempat final yang pernah menjuarai Liga Champions. Apa yang menarik adalah keduanya sama-sama pernah memenangi trofi kuping besar ini lima kali.

Berbagai bursa mayoritas menjagokan raksasa Bavaria untuk menang di sini meski Barcelona memiliki sosok Lionel Messi dan mereka mungkin tidak salah. Berikut adalah lima alasan mengapa skuad asuhan Hans-Dieter Flick memang yang pada akhirnya akan tertawa paling akhir serta memulangkan Blaugrana dari Portugal.

1. Performa Kelas Dunia

Bayern Munchen akan datang ke laga ini dengan modal mentereng, tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan mereka tahun 2020! Secara keseluruhan sejak akhir tahun lalu, mereka kini sudah menjalani 27 laga tanpa terkalahkan di berbagai kompetisi.

Dari ke-27 laga tersebut, Die Roten menang 26 kali, mencetak 86 gol, dan hanya kebobolan 20 gol, mencatatkan clean sheet 12 kali, dan hanya RB Leipzig yang mampu mencegah mereka mencetak gol dalam rentang waktu itu (skor 0-0). Selain itu, Der FCB juga selalu menang dalam 18 laga terkininya sejak Februari lalu!

2. Robert LewanGOALski

Banyak yang menyebut bahwa pembatalan Ballon D’or 2020 tidak adil bagi Robert Lewandowski, yang disebut-sebut sebagai pemain yang paling layak memenangkannya, dan mereka tidak salah. Bomber Polandia itu merupakan pencetak gol terbanyak di Eropa pada musim 2019/20, mencetak 53 gol hanya dalam 44 pertandingan di berbagai ajang, atau mencetak satu gol tiap 73 menit!

Penyerang 31 tahun juga selalu mencetak gol pada tujuh penampilannya di Liga Champions, total 13 gol dan 4 assist yang membuatnya kini berada di puncak daftar top skor kompetisi elit Eropa itu, dan akan berusaha mengalahkan rekor gol terbanyak semusim yang pernah ditorehkan Cristiano Ronaldo (17 gol).

3. Lini Kedua Mengerikan!

Mungkin Lewandowski merupakan sosok utama di balik performa hebat Bayern saat ini, akan tetapi jangan lupakan pemain lainnya dari skuad juara Jerman itu. Thomas Mueller memecahkan rekor 21 assist Bundesliga, sementara Serge Gnabry tampil menonjol dengan 20 gol dan 13 assist di berbagai kompetisi. Perpaduan Lewandowski, Mueller, dan Gnabry bahkan menghasilkan lebih banyak gol (130) ketimbang trio Barcelona Lionel Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann (109 gol).

4. Lini Belakang Kokoh

Tak hanya sangat tajam di lini depan, Bayern Munchen juga sangat kokoh di lini belakang, mencatatkan 15 clean sheet untuk menjadi tim dengan pertahanan terkuat di Bundesliga. Ingat, mereka sebelumnya hanya memiliki dua clean sheet di bawah asuhan Niko Kovac, yang berarti ada progres luar biasa di era Hans Flick.

Manajer 55 tahun sukses meramu pertahanan yang solid yang bermaterikan para pemain kelas wahid macam Benjamin Pavard, Jerome Boateng, David Alaba dan Alphonso Davies di depan Manuel Neuer. Jangan lupakan masih ada Joshua Kimmich yang menjadi tameng bagi kuartet bek tersebut.

5. Sentuhan Hans-Dieter Flick

Dari tim yang inkonsisten di bawah asuhan Niko Kovac, Bayern Munchen menjelma menjadi tim dengan performa terbaik di Eropa. Di bawah asuhan manajer Jerman berusia 55 tahun, Die Roten memenangi 30 dari 33 pertandingan kompetitifnya, mencetak 104 gol dan hanya kebobolan 24 gol. Di semua kompetisi, dia rata-rata memenangi 2,76 poin per laga, yang bahkan lebih dari pencapaian tim treble winners bersejarah Jupp Heynckes pada musim 2012/13 (2,65 poin per laga)

Hans Flick secara dahsyat berhasil mengeluarkan yang terbaik dari setiap pemain dan tim sebagai satu kesatuan skuad, mengembalikan Thomas Mueller yang terpinggirkan menjadi sosok sentral yang memainkan musim terbaiknya, mengubah Joshua Kimmich menjadi lem di lini tengah yang mengikat segalanya, Leon Goretzka menjadi Hulk yang luar biasa dan Alphonso Davies menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia.

5 Alasan Bayern Munchen Bakal Pulangkan Barcelona Dari Liga Champions
5 Alasan Bayern Munchen Bakal Pulangkan Barcelona Dari Liga Champions