Daftar Penyiksaan Pahlawan Inter Tadi Malam Oleh Antonio Conte

Kabar Bola – Christian Eriksen menjadi pahlawan Inter dalam lolosnya mereka ke perempat final Liga Europa tadi malam. Tapi sedikit yang tahu bahwa ia disiksa secara teratur oleh Antonio Conte dengan hanya dimainkan beberapa detik saja dalam laga-laga terkini Nerazzurri.

Mantan gelandang Tottenham Hotspur itu adalah “pelanduk” yang menjadi korban dari pertarungan dua “gajah” pada pucuk pimpinan Inter Milan: Antonio Conte sebagai manajer klub dan Giuseppe Marotta sebagai CEO. Christian Eriksen secara luas diketahui sebagai rekrutan Marotta, bukan Conte. Sang pemain Denmark didatangkan pada 28 Januari 2020 dengan biaya hanya 321 Milyar rupiah saja karena kontraknya akan usai dalam waktu enam bulan di klub asuhan Jose Mourinho tersebut.

Eriksen hanya diturunkan beberapa detik saja dalam beberapa pertandingan terkini Inter di ajang Serie A. Dalam sembilan kesempatan, empat kali sang pemain Denmark itu dimainkan kurang dari tujuh menit, termasuk beberapa detik saja pada kemenangan Inter 2-0 di kandang Atalanta, 1 Agustus lalu. Berikut ini adalah daftar penganiayaan yang dimainkan secara sistematis oleh Antonio Conte untuk anak emas Beppe Marotta ini:

  • 2 menit saat laga imbang 2-2 di Verona, 9 Juli 2020
  • 6 menit saat menang 3-1 atas Torino, 13 Juli 2020
  • 1 menit saat Inter menang 2-0 atas Napoli, 28 Juli 2020
  • beberapa detik saja saat Inter menang 2-0 di Atalanta, 1 Agustus

Satu kesempatan lainnya ia bermain cukup lama, 21 menit sebagai pengganti, saat Nerazzurri imbang 2-2 di Stadio Olimpico Roma melawan Giallorossi, 19 Juli. Sisanya, dua kali main penuh 90 menit saat menang atas SPAL (16 Juli) dan saat imbang 0-0 melawan Fiorentina (22 Juli).

Hal yang sama seolah-olah akan terjadi pada pertandingan satu leg 16 besar Europa League tadi malam melawan Getafe. Unggul 1-0 dari gol pertama Romelu Lukaku, Inter masih dalam tekanan berat tim LaLiga itu. Bahkan pada satu kesempatan nyaris menjadi 1-1 jika tendangan penalti kapten Getafe, Jorge Molina, tidak meleset ke sisi gawang. Beruntung datanglah pahlawan Inter ini.

Baru dimasukkan pada menit 82 sebagai pengganti dari Marcelo Brozovic, Christian Eriksen membuktikan betapa pentingnya ia dalam memastikan kelolosan Inter ke babak delapan besar Liga Europa. Dalam sebuah serangan dari sisi kanan, bola terpantulkan oleh pemain belakang Getafe dan gelandang serang berusia 28 tahun itu menyambar bola muntah dengan kaki kirinya, memastikan skor 2-0, yang bertahan sampai akhir.

Pada babak perempat final Europa League yang akan berlangsung 10-11 Agustus, Inter Milan akan menghadapi salah satu dari Rangers atau Bayer Leverkusen dengan tim Bundesliga tersebut unggul 3-1 menjelang leg keduanya di BayArena.

Sebenarnya penderitaan sang pahlawan Inter Christian Eriksen bukan hanya itu. Saat tiba pada tanggal 28 Januari di San Siro, beberapa hari kemudian seantero Italia terkena lockdown saat ia belum sempat mencari rumah atau apartemen untuk tempat tinggal, dan sebagai akibatnya pemain Denmark itu tidur, makan dan keleleran di tempat latihan klub.

Daftar Penyiksaan Pahlawan Inter Tadi Malam Oleh Antonio Conte
Daftar Penyiksaan Pahlawan Inter Tadi Malam Oleh Antonio Conte