Deadline Semakin Dekat, Chelsea Kabut Urusan Transfer Kai Havertz

Berita Sepakbola – Tarik ulur Bayer Leverkusen dan Chelsea semakin terasa sengit dalam proses transfer Kai Havertz. Leverkusen berusaha untuk mempertahankan sang pemain, sementara Chelsea mencoba menawar biaya transfer dengan lebih murah.

Hingga kini, kesepakatan masih mengambang diantara mereka. Chelsea berupaya untuk mempercepat langkah mereka dalam menggaet Havertz sebelum melewati batas akhir yang ditentukan. The Blues akan kembali merayu Die Werkself agar mau melepas bintang mudanya tersebut.

Negosiasi Alot

Kai Havertz menjadi rebutan klub-klub papan atas eropa berkat performa impresifnya bersama Bayer Leverkusen dalam beberapa musim terakhir. Sejak musim dingin kemarin, pemain 21 tahun tersebut rumornya telah didekati oleh Bayern Munchen hingga Manchester United. Namun, kabar terbaru justru menyebutkan bahwa Bayern dan MU mundur dari perburuan Havertz.

Beberapa saat pasca mundurnya dua klub raksasa tersebut, Chelsea memberanikan diri maju meminang sang pemain. Hingga kini, The Blues diyakini menjadi calon tunggal yang akan berjuang mendapatkan tanda tangan pemuda ajaib tersebut.

Namun, kendala muncul ketika Leverkusen selaku pemilik Havertz meminta mahar sebesar 100 juta euro sebagai uang tebusan. Chelsea diharuskan untuk membayar penuh permintaan tersebut untuk membawa Havertz ke Stamford Bridge.

Jumlah tersebut tentu tidak murah. Terlebih lagi, manajemen Chelsea hanya memberi uang saku sebesar 60 juta euro untuk belanja pemain pada musim panas tahun ini.

Oleh sebab itu, The Blues berusaha merayu Leverkusen agar berkenan menurunkan klausul pelepasan sang pemain. Sayangnya, tawaran pertama Chelsea sebesar 60 juta euro ditolak mentah-mentah oleh Leverkusen. Pun begitu dengan proposal kedua sebesar 70 juta euro yang mereka layangkan juga belum berkesan.

Tinggal Menunggu Waktu

Hingga detik ini, proses negosiasi antara kedua belah pihak masih berlanjut. Chelsea yang menugaskan Petr Cech sebagai mediator terus berkomunikasi dengan pihak Leverkusen.

Sebelumnya, Leverkusen sempat berjanji akan memberi jawaban terkait transfer Havertz usai perjalanan mereka di Europa League berakhir. Selasa (11/7) kemarin, langkah mereka di ajang tersebut dipastikan terhenti setelah takluk 2-1 dari Inter Milan di babak perempat final. Ini artinya, Die Werkself akan segera memberi kepastian kepada Chesea dalam beberapa hari kedepan.

Sebagai langkah antisipasi, mereka telah menyiapkan tawaran terakhir sebesar 80 juta euro jika tawaran sebelumnya ditolak.

The Blues berharap proses transfer ini dapat segera menemui jalan terang. Semakin cepat jawaban diberikan, maka semakin cepat pula mereka mempersiapkan tim jelang bergulirnya musim baru 2020/2021.

Keinginan Sang Pemain

Havertz menjadi bahan perbincangan di Jerman setelah penampilannya menyihir mata setiap orang yang melihatnya. Di usia 18 tahun, ia berhasil menembus tim utama Leverkusen dan tampil reguler di Bundesliga bersama Leverkusen. Skill olah bola tinggi ditunjang dengan kecepatan dan pengambilan keputusan yang bagus membuatnya tampak cemerlang diantara pemain lainnya.

Musim 2018/2019 merupakan puncak performa Havertz. Koleksi 17 gol dari 34 pertandingan menempatkannya di urutan ketiga daftar topskor di bawah Robert Lewandowski dan Paco Alcacer.

Musim lalu, Havertz masih mampu tampil konsisten. Ia berhasil menyumbang 12 gol dan 6 assist dari 30 laga dan membawa Leverkusen finish di peringkat 5 klasemen akhir.

Havertz ingin kemampuannya terus berkembang dengan bermain bersama klub yang reputasinya lebih tinggi. Chelsea yang berminat meminangnya menjadi tempat yang cocok baginya untuk belajar lebih banyak.

Oleh sebab itu, ia mendesak manajemen Leverkusen agar membiarkannya pergi ke Inggris. Di Chelsea, Havertz dapat bermain bersama pemain-pemain bintang seperti Cesar Azpilicueta, Christian Pulisic, hingga Timo Werner. Ia juga berkesempatan mewujudkan mimpinya tampil di Liga Champions Eropa musim depan.