Jadon Sancho, Tidak dijual! MU Gigit Jari

Berita Sepakbola – Saga Transfer antara Borussia Dortmund dan Manchester United untuk Jadon Sancho akhirnya menemui titik akhir. Sayangnya tim kaya raya asal Liga Premier ini harus menerima akhir yang mengecewakan setelah Die Borussen tidak mau melepas Jadon Sancho.

Gagal Transfer

Sebenarnya selama dua bulan terakhir ini pemain berkebangsaan Inggris tersebut sudah sering dikaitkan untuk segera merapat ke Old Trafford. Bahkan rumor yang berhembus kencang tersebut sudah semakin terlihat dan bukan hanya isapan jempol belaka.

Bahkan kabarnya Manchester United yang semakin intens mendekati buruannya sudah sempat mencapai kesepakatan dengan Die Borussen. Namun akhir berkata lain, dan menjadi berbeda.

Memang benar jika pihak manajemen dari klub berjuluk Setan Merah ini sudah mengutus orang untuk melakukan negosiasi dengan Borussia Dortmund. Bahkan klub yang diasuh Ole Gunnar Solskjaer ini sudah menyepakati harga yang dibanderol untuk Jadon Sancho. Hanya saja di masa seperti ini, pihak Manchester United mengajukan opsi untuk dibayar secara dicicil.

Di sisi lain sebenarnya Borussia Dortmund juga sudah membolehkannya. Hanya saja pihaknya masih ada segi yang kurang puas dari tawaran yang sudah diajukan oleh pihak Setan Merah. Dari sini proses negosiasi pun akhirnya berujung menjadi alot dan bahkan di beberapa hari terakhir menemui jalan buntu.

Sancho Positif Bertahan

Meski semula negosiasi antara kedua kubu bisa dibilang lancar tanpa kendala, namun akhirnya tidak berjalan dengan mulus. Kegagalan Solskjaer untuk bisa memainkan Sancho diperjelas setelah direktur olahraga dari Borussia Dortmund, Michael Zorc buka mulut kepada awak media.

Dia mempertegas situasi yang telah terjadi antara timnya, Borussia Dortmund dengan Manchester United dengan mengatakan jika Jadon Sancho akan tetap bertahan di Signal Iduna Park musim depan.

“Jadon Sancho masih akan tetap bermain bersama kami musim depan, dan keputusan ini sudah final. Saya pikir itu mampu untuk menjawab semua pertanyaan (tentang transfer Sancho) yang ada,” ungkap Zorc kepada media Goal International.

“Musim panas lalu kami sudah berupaya untuk mengatur gaji yang akan diterima Jadon untuk mengimbangi perkembangan performanya. Jadi dalam konteks seperti ini, kami sudah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2023 mendatang,” lanjut Zorc.

Mencapai Batas Waktu Ultimatum

Meski sebenarnya kedua belah pihak sempat mencapai kesepakatan dalam kasus transfer Sancho, namun kerasnya masing-masing klub membuat rencana ini akhirnya kandas ditengah jalan. Proses panjang yang sudah ditempuh akhirnya hanya sia-sia.

Namun apa yang diungkapkan Zorc kepada media tersebut datang setelah batas waktu yang disepakati selesai. Pihak manajemen dari Dortmund sebelumnya menyebutkan jika mereka memberikan batas tenggang waktu untuk Manchester United agar segera merampungkan transfer Sancho. Yakni paling lambat sampai tanggal 10 Agustus 2020 kemarin.

Namun bagi Manchester United, ultimatum dari pihak Die Borussen dinilai tidak masuk akal dan terkesan memaksakan mereka untuk bergerak cepat memboyong Sancho. Sebagai tim besar di daratan Inggris, Manchester United tidak mau ikut dalam arus tersebut.

Seperti apa yang sudah dibilang oleh Solskjaer sebelumnya, pihak klub tidak ingin terburu-buru dalam merampungkan transfer Jadon Sancho. Dan situasi ini menjadi semakin sulit dan tidak bisa dikompromi kembali hingga negosiasi yang sudah terbangun sebelumnya runtuh seketika.

Padahal jika dilihat dari kaca mata sang pemain, Sancho pun sebenarnya juga ingin segera mengenakan kostum Manchester United. Dan perkataan Zorc beberapa waktu lalu kepada awak media bisa menjadi alasan utama Sancho untuk memaksakan kepindahannya. Itupun jika Sancho benar-benar ingin segera kembali ke Inggris musim depan.