Pecat Maurizio Sarri, Juventus Tunjuk Andrea Pirlo Sebagai Pengganti

Berita Sepakbola  Kegagalan Juventus di ajang Liga Champions Eropa berbuntut panjang. Manajemen La Vecchia Signora melakukan evaluasi total terhadap kinerja klub. Hasilnya, mereka langsung memutus kontrak Maurizio Sarri sebagai pelatih di tim utama.

Tak butuh waktu lama bagi Juventus untuk mengangkat sosok baru sebagai pengganti Sarri di kursi pelatih. Andrea Pirlo yang menjabat sebagai manajer tim U-23 langsung ditunjuk untuk menangani tim utama. Pirlo akan menukangi Juventus selama 2 tahun kedepan.

Tak Cukup Hanya Scudetto

Nama besar yang dimiliki Juventus dianggap bagaikan pedang bermata dua. Siapapun yang bergelut di dalamnya seakan dijanjikan dengan sejumlah gelar bergengsi dan bayaran melimpah. Namun, di sisi lain, mereka juga harus sanggup memenuhi target tinggi yang dipatok manajemen klub.

Hal itulah yang dirasakan oleh pelatih mereka, Maurizio Sarri, baru-baru ini. Sarri ditunjuk sebagai allenatore Juventus pada awal musim 2019/2020 untuk menggantikan Massimiliano Allegri. Kedatangan Sarri diharapkan mampu mendongkrak prestasi Juventus di kompetisi domestik dan juga Internasional.

Semusim menangani skuad bertabur bintang, Sarri tampak tidak menemui kesulitan yang berarti di ajang Serie A. Ia mampu membawa Cristiano Ronaldo dan kolega meraih scudetto ke-9 secara beruntun di akhir musim ini.

Namun, manajemen dan supporter Juventus tampak kurang puas dengan raihan tersebut. Mereka ingin Si Nyonya Tua kembali berjaya di panggung eropa. Menjuarai Liga Champions tahun ini menjadi satu-satunya jalan untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Namun, di luar dugaan Juventus justru tersingkir di babak 16 besar. Kegagalan semakin terasa pahit ketika mengetahui bahwa tim yang berhasil menyingkirkannya adalah Olympique Lyon. Seperti yang diketahui, level permainan Lyon berada satu tingkat di bawah Juventus.

Pasca laga tersebut, manajemen Juventus tak ragu memecat mantan pelatih Chelsea tersebut. Sesuai kontrak yang disepakati, Juventus harus memberikan dana kompensasi kepada Sarri sebesar 20 juta euro.

Andrea Pirlo Naik Level

Hanya beberapa jam berselang setelah pemecatan Sarri, Juventus langsung mengumumkan penunjukan pelatih anyar mereka. Minggu (9/8), Andrea Pirlo resmi diperkenalkan kepada publik sebagai allenatore Juventus untuk musim depan. Pirlo akan mengemban tugas tersebut hingga 2022 mendatang.

Sebelumnya, Pirlo sudah kenal betul dengan seluk beluk Juventus. Ia pernah tercatat sebagai punggawa Bianconeri periode 2011 hingga 2015. Selama itu, ia berhasil menyumbang 4 gelar Serie A dan runner-up Liga Champions 2014/2015 untuk Juventus.

Pasca pensiun sebagai pesepakbola, Pirlo ditunjuk sebagai manajer tim Juventus U-23. Hanya semusim berkecimpung di tim muda, Pirlo langsung dipromosikan sebagai pelatih tim utama Juventus.

Hal ini tentu akan membuat Serie A semakin menarik untuk diikuti. Pasalnya, sejumlah bintang Italia periode 2000-an seperti Andrea Pirlo, Gennaro Gattuso, dan Filippo Inzaghi akan beradu taktik dari pinggir lapangan.

Liga Champions Jadi Target Utama

Tugas berat tentu menanti Pirlo yang baru saja dipercaya sebagai juru taktik baru Juventus. Ia tak hanya diminta untuk mempertahankan kejayaan Juventus di kompetisi domestik, namun juga berbicara banyak di ajang Internasional. Salah satu yang ingin ditaklukkan oleh Si Nyonya Tua adalah Liga Champions.

Di kompetisi antar klub terbaik eropa tersebut, Juventus sudah pernah menaklukkannya 2 kali. Namun, itu terjadi lebih dari 2 dekade yang lalu. Sejak tahun 1996, Juventus tak lagi mampu menunjukkan ketangguhannya dan selalu gagal menjadi yang terbaik di ajang tersebut.

Mereka sebenarnya sempat masuk final sebanyak 5 kali setelah terakhir kali merasakan juara pada tahun 1996. Namun, Juventus selalu kalah di partai puncak tersebut. Tahun 2017 merupakan partai final terakhir yang dirasakan Juventus. Sayangnya, mereka harus takluk 1-4 dari Real Madrid.