Pemain Bergaji Cuma 782 Juta Jadi Pahlawan Kemenangan PSG Tadi Malam

Berita Bola – Kasihan, pemain yang jadi pahlawan lolosnya PSG ke partai semi final Liga Champions tadi malam ternyata cuma dapat gaji 782 juta rupiah per minggu, jauh di bawah Neymar yang memperoleh gaji Rp 12,1 Milyar per pekan.

Dramatis! Itulah kesan yang muncul setelah Paris Saint-Germain mencetak dua gol pada masa injury time untuk bangkit dari ketertinggalan satu gol dan menang 1-2 atas Atalanta pada laga satu leg perempat final di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal, Kamis (13/8) dinihari.

Juara Prancis tertinggal dulu melalui gol Mario Pasalic menit ke-27, membuat mereka terlihat frustrasi dengan Neymar seperti berjuang sendirian di lini depan lewat berbagai aksi dan triknya yang mengagumkan, dengan Mauro Icardi dan Pablo Sarabia bak kayu mati. Namun masuknya Kylian Mbappe dan Eric Choupo-Moting pada babak kedua benar-benar mengubah alur serangan, meringankan beban sang penyerang Brasil, dan akhirnya membawa PSG comeback dramatis.

Marguinhos berhasil menyamakan kedudukan menit ke-90, sebelum serangan balik berhasil membuat Neymar memberikan bola sodoran ke Kylian Mbappe, yang langsung mengirim bola ke tengah dan disambut Eric Maxim Choupo-Moting untuk mencetak gol kemenangan.

Sedikit saja yang tahu betapa rendahnya gaji pemain kelahiran Jerman dari ayah Kamerun dan ibu Jerman 31 tahun lalu itu, dengan ia hanya menerima bayaran 782 juta rupiah per minggu, jauh di bawah gaji yang diterima Neymar. Lihat foto di atas. Sang pemain Brasil coba menghiburnya dengan memberikan plakat pemain terbaik laga perempat final tadi malam kepada Eric Maxim Choupo-Moting.

Keylor Navas 8: Melakukan penyelamatan pada menit kedua pertandingan untuk upaya Alejandro Gomez. Setelahnya melakukan tiga penyelamatan hebat dan sekali kebobolan dari tembakan Mario Pasalic yang memang sulit diantisipasi.

Thilo Kehrer 6: Punya malam yang sulit di bawah agresivitas Robin Gosens, sementara Kehrer kurang menawarkan bantuan dalam serangan tim.

Thiago Silva 7: Tampil luar biasa dalam meredam Duvan Zapata, baik dalam duel-duel bola atas ataupun bola bawah, memenangi empat duel udara.

Presnel Kimpembe 7: Menjadi mitra hebat bagi Thiago Silva, dengan Presnel Kimpembe tampil solid khususnya dalam menghentikan alur serangan bola bawah Atalanta, melakukan tiga tekel.

Juan Bernat 7: Menawarkan agresivitas serangan yang tak ditawarkan Thilo Kehler. Masuknya Kylian Mbappe semakin membuatnya leluasa dalam membantu membawa bola maju dan merepotkan pertahanan, sementara dia juga bagus dalam tugas bertahan.

Ander Herrera 6: Menjadi salah satu penyebab kurangnya kreativitas lini tengah PSG. Distribusi umpan pendeknya bagus, tapi minim variasi umpan. Menerima kartu kuning sebelum ditarik dan digantikan Leandro Paredes.

Marquinhos 8: Bekerja luas biasa di lini tengah, sangat baik dalam tugas defensif dengan memenangi hingga 9 duel udara, dan bagus saat membantu serangan, termasuk mencetak gol krusial penyama kedudukan timnya menit 90+2.

Idrissa Gueye 6: Cukup kerepotan menghadapi Marten De Roon, namun menawarkan cukup perlindungan untuk pertahanan dan membuat Juan Bernat beberapa kali bisa maju membantu serangan.

Mauro Icardi 6: Benar-benar kesulitan membangun pemahaman dengan Neymar. Dimainkan di sisi kanan, Mauro Icardi malah mudah dihentikan dan kesulitan menemukan ruang bermain.

Neymar 9: Nyaris sempurna andai dibarengi dengan finishing yang bagus. Menyelesaikan 16 dribble, Neymar tampak bekerja sendirian sebelum masuknya Kylian Mbappe dan Eric Maxim Choupo-Moting. Namun malam luar biasanya akhirnya membuahkan hasil dengan menghasilkan assist untuk gol Marquinhos dan pra-assist untuk gol kemenangan PSG.

Pablo Sarabia 5: Pemain paling mengecewakan PSG. Tak menawarkan apapun dalam serangan, tanpa tembakan, tanpa umpan kunci, dan benar-benar gagal menggantikan peran Kylian Mbappe.

Kylian Mbappe 7: Dipaksakan masuk karena timnya tertinggal, Kylian Mbappe terbukti mengubah alur serangan PSG, memaksa Atalanta bermain lebih defensif dan menyulitkan Rafael Toloi serta Hans Hateboer. Mengirim assist brilian untuk gol kemenangan Choupo-Moting.

Leandro Paredes 6: Menawarkan kreativitas yang lebih baik ketimbang Ander Herrera.

Julian Draxler 6: Juga menambah kreativitas dari lini tengah, menghasilkan satu umpan kunci dan satu dribble sukses.

Sergio Rico 5: Menggantikan Keylor Navas yang cedera, Sergio Rico bermain tanpa kendala lantaran timnya dalam posisi dominan.

Eric Maxim Choupo-Moting 7: Masuk untuk mengubah cerita bagi PSG. Umpan lambungnya ke kotak penalti membidani gol penyama kedudukan Marquinhos, sebelum dia mencetak gol kemenangan timnya usai memanfaatkan sodoran Mbappe.

Pemain Bergaji Cuma 782 Juta Jadi Pahlawan Kemenangan PSG Tadi Malam