Pemecatan Pelatih Juventus Bikin Berdebar Zidane, Pochettino, Conte

Berita Bola – Bukan karena Zidane, Pochettino dan Conte jadi kandidat penggantinya, tapi karena catatan kemenangan mereka lebih buruk daripada Maurizio Sarri selama setahun terakhir di Juventus. Lihat perbandingannya.

Hanya ada satu manajer lain yang catatan perolehan poin per game lebih baik daripada Maurizio Sarri dan ia dalam posisi menganggur saat ini sehingga ada kemungkinan besar bahwa sang pelatih Italia ini justru menjadi calon terkuat pengganti pelatih lokomotif yang suka merokok tersebut.

Seperti sudah kami sampaikan beberapa saat lalu, Sarri yang berusia 61 tahun dipecat oleh pemilik Juventus Andrea Agnelli hanya dalam waktu kurang dari 24 jam saja setelah Nyonya Tua terpeleset oleh Olympique Lyon di ajang Liga Champions. Padahal Sarri mengakhiri musim dengan gelar juara Liga Italia, Scudetto kesembilan kalinya secara beruntun.

Kemungkinan besar alasan pemecatan Maurizio Sarri adalah perfomanya yang kurang meyakinkan. Betul bahwa Bianconeri meraih Scudetto tapi perolehan poinnya hanya satu saja di atas Inter Milan yang menduduki posisi kedua klasemen Serie A. Selain itu Bianconeri kalah di final Coppa Italia di tangan Napoli, dan kini tersingkir pula pada jenis kompetisi yang sudah mereka impikan sejak lama, Champions League.

Secara statistik Maurizio Sarri tidak lebih buruk dibandingkan dengan Zinedine Zidane, Mauricio Pochettino dan Antonio Conte, tiga nama yang sudah dikaitkan dengan posisi pelatih kepala di Allianz Stadium. Sarri memperoleh 2,16 poin per game selama melatih untuk La Vecchia Signora, sama baik (atau buruk) dengan saat ia melatih Napoli, sama 2,16 poin per game. Angkanya lebih buruk di Chelsea saat ia mengakhiri karir kepelatihan tahun 2019 dengan 2,08 poin per pertandingan.

Statistik Kemenangan Zinedine Zidane

Zidane memiliki dua periode kepelatihan di Real Madrid. Yang pertama termasuk sukses karena ia meraih 2,3 poin per laga dalam periode kepelatihan 4 Januari 2016 sampai dengan 31 Mei 2018, saat mana ia kemudian secara mengejutkan menyatakan mundur dari posisinya. Periode kedua yang dijalani sejak 11 Maret 2019 sampai dengan hari ini tidak sesukses tahap pertama, dengan perolehan poin per game miliknya hanya 2,05 saja.

Statistik Kemenangan Mauricio Pochettino

Sementara itu nama lain yang sudah dikaitkan dengan posisi manajer di Juventus adalah Mauricio Pochettino. Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu dalam lima tahun periode kepelatihan di White Hart Lane, sebelum dipecat pada 19 November 2019, memiliki statistik perolehan poin sebanyak 1,84 saja per pertandingan. Sangat menyedihkan apabila dibandingkan dengan angka perolehan Sarri saat ini.

Statistik Kemenangan Antonio Conte

Nama ketiga yang juga sudah dikaitkan dengan Juventus adalah Antonio Conte. Ia pasti akan menutup rapat-rapat perolehan angka per laga karena hanya 2,04 poin saja di Inter selama setahun terakhir, dengan profil yang lebih baik diperolehnya saat melatih Chelsea 2,12 poin per game dan Juventus periode keduanya (Desember 2012 sampai Juli 2014) yaitu 2,28 poin per pertandingan.

Statistik Kemenangan Max Allegri

Yang terbaik daripada tiga nama di atas justru Massimiliano Allegri, mantan pelatih Juventus yang saat ini tengah menganggur. Saat mengakhiri karirnya di Juventus, ia memiliki catatan 2,27 poin per game, yang tertinggi darinya dibandingkan periode saat ia melatih AC Milan (1,81 poin per game).

Pemecatan Pelatih Juventus Bikin Berdebar Zidane, Pochettino, Conte