Tiga Alasan Ronaldo dan Juventus Akan Menangis Pada Babak 16 Besar

Berita Bola – Bukan sebuah tulisan yang populer. Tapi tiga alasan berikut ini seharusnya meyakinkan kita bahwa para pemain Juventus dan bintang mereka Cristiano Ronaldo akan menangis tersisih pada babak 16 besar Liga Champions.

Fase gugur Liga Champions akan kembali dilanjutkan akhir pekan ini dengan laga-laga leg kedua babak 16 besar akan digelar dalam rentang dua hari antara Sabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2020. Di antara pertandingan menarik yang dinantikan pada akhir pekan ini adalah duel Juventus vs Olympique Lyon di Allianz Stadium, dengan tim Ligue 1 itu yang sebelumnya tak difavoritkan justru berhasil masuk ke laga ini dengan modal keunggulan agregat 1-0.

Menariknya bahwa kendati Juventus memiliki Cristiano Ronaldo dan membeli mahal Matthijs de Ligt musim panas lalu, sang juara Italia itu sama sekali bukan favorit bursa untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Si Nyonya Tua hanya menjadi favorit urutan delapan, bahkan kalah dari tim-tim seperti Atalanta (4) dan RB Leipzig (7).

Jangankan juara Liga Champions, Juventus pun tak meyakinkan untuk bisa lolos ke perempat final karena ini tiga alasan ini, menurut Gilabola.

Waktu Istirahat Lebih Panjang

Dengan Ligue 1 dihentikan tanpa menyelesaikan musim pada bulan Maret 2020, praktis tim-tim Prancis seperti Lyon punya lebih banyak waktu untuk beristirahat. Akan tetapi Moussa Dembele dan kawan-kawan tetap menjaga sentuhan sepak bola mereka dengan melakukan sejumlah laga persahabatan seperti melawan Rangers (17/7), Celtic (19/7), dan Gent (23/7). Bandingkan dengan Juventus yang masih harus melanjutkan sisa kompetisi Serie A, yang membuat Maurizio Sarri mengeluh timnya harus bermain lima kali dalam 12 hari, dan harus mengistirahatkan sebagian pemain utama (termasuk Ronaldo) pada laga terakhir yang membuat mereka kalah 3-1 dari AS Roma.

Performa Merosot Juventus

Sejak Serie A bergulir kembali pasca lockdown, performa Juventus merosot drastis yang membuat mereka akhirnya hanya finish satu poin di atas runner-up Inter Milan. Dari delapan laga terkininya, Paulo Dybala dan kawan-kawan bahkan kalah empat kali, imbang dua, dan hanya menang dua kali saja. Pertahanan mereka juga termasuk sangat buruk, hanya sekali clean sheet dari 10 laga teranyarnya, kebobolan total 19 gol!

Kembalinya Memphis Depay

Mundurnya kompetisi Liga Champions memberikan keuntungan masa istirahat yang lebih lama bagi Lyon, lantaran Memphis Depay yang awalnya divonis akan absen hingga akhir musim, kini telah kembali dan siap memperkuat skuad asuhan Rudi Garcia itu. Bintang Belanda itu menjadi salah satu pemain kunci Les Gonesmencetak 14 gol dan dua assist dalam hanya 19 penampilan di musim ini.

Satu-satunya alasan Juventus untuk optimistis adalah, masa istirahat yang terlalu lama dijalani Lyon juga bisa berdampak buruk, membuat “berkarat” sendi-sendi para pemain, atau dalam istilah olahraga kita istilahkan sebagai kebugaran. Betul waktu istirahat lebih lama, tapi secara kebugaran kalah dari Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan yang masih bermain sampai awal Agustus.

Tiga Alasan Ronaldo dan Juventus Akan Menangis Pada Babak 16 Besar